hello! welcome to my "absurd" blog hehe semoga bermanfaat! :)

Sabtu, 02 Juli 2011

[FF] “ YOU ARE MY DESTINY” - part 1

halo~ hola~ author abal-abal ini kembali membawa FF abal-abal -______- *plakk
langsung aja ya :)

happy reading ^^




               “ YOU ARE MY DESTINY”

Main cast :
* Lee Ji Woon
* Yang Yoseob
* Lee Jinki

Other cast :
* Lee Kikwang
* Lee Ji Eun
* and other :D

Genre : romance , sad *gatau deh sedih atau enggak-,-*, abal-abal, gajelas

-author POV-

Seorang yeoja berparas cantik dengan wajah yg terlihat pucat sedang duduk di sebuah bangku kecil di sebuah taman. Sesekali yeoja itu menghapus air mata yang sedari tadi membanjiri pipinya. Tak lama kemudian datang seorang lelaki paruh baya menghampiri yeoja itu dan langsung memeluknya.
“appa L L” ucap yeoja itu sambil terus menitikkan air mata.
“Ji Woon, kamu harus belajar menerima kenyataan ini. Tuhan mengambil Jinki dari kita semua, karna Tuhan sayang dengannya”

Ya, yeoja itu bernama Ji Woon. Lengkapnya Lee Ji Woon. Seorang pelajar di Indonesian High School, Seoul, Korea Selatan. Dan lelaki paruh baya yg memeluknya itu adalah ayahnya *yaiyalah, namanya juga appa -______-*

“tapi appa…”
“sudah, appa mengerti bagaimana perasaan kamu saat ini.” Ucap appa. “ayo kita ke dalam, eomma Jinki daritadi mencarimu” lanjut appa sambil memegangi tangan anak nya itu.
“ne, appa”
Mereka berdua lalu berjalan dan memasuki sebuah rumah. Sesampainya disana, Ji Woon kembali tak kuasa menahan air matanya melihat suasana di dalam rumah itu. Melihat foto kekasihnya yang baru saja di panggil Tuhan, yang terpampang di sebuah tembok rumah itu.
“Ji Woon” ucap seorang wanita paruh baya sambil memeluk Ji Woon. Wajah nya pun tak kalah pucat dengan wajah Ji Woon saat ini.
“eomma” jawab Ji Woon sambil membalas pelukan wanita itu.
Wanita itu bukanlah ibu kandung Ji Woon, melainkan ibu dari kekasih Ji Woon yang bernama Lee Jinki. Namun Lee Jinki sekarang telah tiada, dia meninggal akibat penyakit kanker lambung yg telah lama dideritanya.
“eomma, Jinki tak pernah memberitahu ku. Wae??” Tanya Ji Woon sambil terus menangis.
“molla~ ah ini…” ucap eomma Jinki sambil memberikan sebuah surat kepada Ji Woon. “Jinki memberikan ini kepada eomma sebelum dia pergi, dia menyuruh eomma memberikan surat ini kepadamu. Jinki sangat menyayangimu, Ji Woon-ssi” lanjut eomma.
“Jinki, sarahaeyo !! saranghae” hanya itu yg diucapkan Ji Woon, lidahnya seakan tak bisa bergerak. Ji Woon menangis sesenggukan sambil memeluk eomma Jinki yg juga kembali menangis.


^di kamar Jin Woon^

Ji Woon duduk di atas kasurnya sambil memegang surat pemberian eomma Jinki, lebih tepatnya surat yg dititipkan Jinki ke eomma nya tadi. Ji Woon pun membaca surat itu.

Chagiya, mianhae. Mianhae sebelumnya aku tak pernah memberitahukan mu soal penyakitku ini, mungkin saat kau membaca surat ini, aku sudah tak ada. Aku tak ingin membuatmu khawatir, aku tak ingin membuat kamu menangis karna memikirkan ku. Berhentilah menangisi kepergianku, karna aku yakin kelak akan datang seseorang yg lebih baik dariku, chagi J Terimakasih telah menjadi bagian penting dalam hidupku. Terimakasih telah berada disampingku disaat-saat terakhirku. Aku menyayangimu ! saranghae ! selamat tinggal, chagi J aku akan selalu mengingatmu. SARANGHAE LEE JI WOON :*

Kekasihmu : LEE JINKI

Air mata Ji Woon tak hentinya menetes saat membaca surat itu.
“Jinki, mianhae L mianhae selama ini aku tak pernah memperhatikanmu. Tapi kenapa kamu menyembunyikan ini semua? Jinki :’(“
Tak lama kemudian, setelah menangis semalaman, Ji Woon pun tertidur.
“chagi.. bangun !” ucap sebuah suara.
“ish~” ucap Ji Woon setengah sadar, dia melihat kea rah sumber suara. “JINKI??? Yeobo, kau?” ucap Ji Woon sambil berdiri, Ji Woon setengah tak percaya melihat kekasihnya yg telah tiada, sekarang berdiri di depannya.

~To Be Continue~


terimakasih telah membaca :) tolong tinggalkan komentar anda :D
kritik dan saran sangat dibutuhkan oleh author pemula macam saya :)

0 komentar:

Posting Komentar

do not be a silent reader. leave a comment, ok? :)